Pemandangan Gunung Panderman dari Hotel Aria Gajayana Malang: Ngabuburit Asyik, Buka Puasa Nikmat

Weekend sudah datang lagi! Kali ini pasti banyak yang berbeda, karena yang merantau, sudah mulai mudik ke kampung halaman. Sebagian besar mungkin baru mulai cuti di minggu pertama bulan Juni, jelang lebaran.

Siapa yang pulangnya ke Kota Malang? Sudah ada jadwal bukber teman-teman SMP atau SMA belum? Yap! Ramadan memang identik dengan berkuka puasa bersama teman-teman lama, sekalian reuni lah ceritanya.

Setahun sekali, bisa dipastikan ada acara bukber yang digelar, setidaknya di salah satu WAG kamu. Ya kan? Nah, buat yang di Malang, yang masih masih bingung menentukan mau buka puasa ke mana, coba deh ke Aria Gajayana.

Hotel bintang 4 yang letaknya strategis di tengah kota ini menawarkan paket Ramadan yang super ramah di kantong para pekerja. Kamu hanya perlu merogoh kocek 85 ribu rupiah untuk bisa menikmati menu buffet yang menyajikan pilihan puluhan masakan Nusantara.




Kalau harinya pas, kamu bahkan bisa menikmati tempe kacang dan mendol khas Jawa Timur. Mereka juga menyajikan stal khusus penyetan, lengkap dengan lalapannya. Dan yang tidak boleh dilewatkan, tentu saja barisan beragam sop yang nikmat menggoda untuk nambah terus.



Ah ya, jangan khawatir, buat berbuka puasa, Panderman Coffee Shop yang terletak di lantai 4 Hotel Aria Gajayana ini sudah menyediakan tajil gratis. Kamu bisa pilih sesukamu, mau yang hangat, dingin, manis, maupun asin. Tak lupa juga, ada salad bar yang tentunya jadi favorit saya.

Kalau kamu datang ramai-ramai sampai 15 orang, ada potongan untuk 1 pax loh. Jadi lebih hemat 85 ribu rupiah deh! So, tunggu apa lagi, buruan deh kontak telepon 0341-336262 ke extention 5 atau 252 untuk reservasi. Keburu penuh, kamu nggak dapat tempat deh akhirnya.



Well, ngobrol soal tempat, ada ceritanya nih, kenapa diberi nama Panderman Coffee Shop. Kamu harus datang sendiri ke sana untuk membuktikan keindahan pemandangan Gunung Panderman yang bisa dinikmati dari resto mereka ini. Disarankan datang sebelum gelap, supaya masih bisa menikmati langit jingga.

Dewi Ratna

No comments:

Post a Comment