Atasi Nervous di Hari Pertama Masuk Kerja, Tips Ini Mungkin Bisa Bantu

Hari pertama masuk kantor (yang sama), setelah dua tahun menikmati kebebasan waktu, semua berjalan lancar. Dari pengalaman ini, saya makin yakin bahwa ada harga yang harus dibayar dalam segala hal. Saat kamu punya kebebasan waktu, kamu tak punya kebebasan finansial, begitu pula sebaliknya. Kecuali kalau kamu termasuk orang-orang yang percaya sama buku-buku Robert Kyosaki. Menuju kebebasam finansial yang berbanding lurus dengan kebebaaan waktu itu nggak serta-merta dalam hitungan hari, minggu, bahkan bulan.

Yap! Di hari kedua bulan Mei ini, saya akhirnya harus mulai mengorbankan waktu (lagi) untuk memeluk kebebasan finansial. Kantor tak banyak berubah, masih dengan tatanan yang sama, dan menu makan siang yang jadwalnya selalu dipanteng tiap hari, siap-siap kalau masakan hari itu bakal tidak cocok dengan lidah dan terutama mood kami. Beberapa orang memilih bawa bekal dari rumah, dan lainnya lebih suka makan di luar kantor sambil cari udara segar. Yang berubah hanya ruangan, kursi, dan tentu saja jabatan saya di sana.

Ngomong-ngomong soal hari pertama masuk kantor, pasti ada dong di antara yang baca tulisan ini, yang lagi siap-siap juga untuk hari pertamanya masuk kantor. Buat yang masih pengalaman pertama, rasa deg-degan pasti ada. Bisa dipastikan, kamu, terutama para cewek, bakal galau menentukan harus pakai baju yang mana, jika memang kantor tak menyediakan uniform. Yakin deh, kamu juga bakal dua jam lebih lama mematut diri di depan cermin pagi itu. Well, daripada perut mulas karena grogi, coba deh ikuti beberapa tips berikut ini.

1. Siapkan baju kerja
Jangan mendadak di pagi harinya, lebih baik kamu sudah punya pilihan baju kerja pada malam hari sebelum tidur. Jika ragu harus bagaimana berpenampilan, kemeja dan celana berbahan kain adalah yang paling aman. Jika tak mau tampak terlalu formal -apalagi kalau kamu bukan bekerja di kantor pelayanan seperti bank, hotel, atau pusat pemerintahan- kamu bisa menyederhanakannya di alas kaki. Pilih saja sepatu tanpa heels, tapi tetap dengan model yang tak terlalu casual.

2. Putar lagu yang tenang
Untuk mengurangi nervous, di malam menuju tidur kamu bisa memutar playlist yang berisi lagu-lagu yang biasa membuat kamu lebih merasa tenang. Begitu pula di pagi harinya, kamu bisa mengulang playlist semalam, sambil bersiap-siap berangkat. Lagu yang tenang itu relatif. Masing-masing orang punya level tenangnya sendiri. Yang pasti, jangan sampai terselip lagu patah hati super mellow dalam playlist itu, karena bakal sangat bahaya pengaruhnya buat mood kamu. Kalau saya sih paling suka dengar Carla Bruni album No Promises.

3. Bangun lebih pagi
Jika biasanya kamu memang selalu bangun pagi, maka di hari penting ini kamu harus pasang alarm satu jam lebih cepat. Pasti akan ada saja hal-hal receh namun fatal, yang terjadi saat kamu sedang bersiap. Misalnya, saking gugupnya, kamu gagal membentuk winged eyeliner dengan sempurna, so kamu harus mengorbankan waktu untuk membersihkan dan mengulangnya lagi. Atau mungkin saja kamu lupa bawa handphone yang lagi di-charge di samping komputer, sehingga harus balik ke rumah, padahal sudah setengah jalan ke arah kantor.

4. Jangan malu bertanya
Sesampainya di kantor, karena saking semangatnya, mungkin saja kamu datang paling awal, saat belum banyak karyawan lain yang datang. Jika belum tahu harus duduk di mana, kamu mungkin bisa menunggu dulu di lobby sampai orang yang bertanggung jawab atas kamu datang. Atau jika kamu punya kontaknya, langsung saja telepon, katakan kamu sudah di kantor, dan tanyakan harus melakukan apa. Pada teman di kanan dan kiri dari meja kerja, kamu juga bisa bertanya jika ada hal yang tak kamu tahu. Jangan sampai kamu menahan makan siang hanya karena malu tanya di mana letak pantry.

5. Tetap fokus
Jangan sampai kamu ter-distract hal-hal tidak penting selama jam kerja. Tahan keinginan untuk buka media sosial, atau sekedar merokok di smoking area, sebelum pekerjaanmu beres. Di hari pertamamu, tentu saja harus memberikan kesan baik, yang sayangnya biasanya justru terjadi kebalikannya. Penting untuk berusaha tetap fokus, karena sesungguhnya tak ada pekerjaan yang sukar. Semua hanya butuh ketelatenan. Jika kamu konsisten untuk fokus sedari jam masuk kantor, niscaya kamu pun juga bisa pulang sesuai jam yang sudah disepakati.

Masih deg-degan juga? Mungkin ada tips lain yang bisa diterapkan bagi mereka yang bakal menghadapi momen hari pertama kerja? Share saja di kolom komentar deh...

Dewi Ratna

No comments:

Post a Comment