Staycation di Atria Hotel Malang, Lepas Penat dan Numpang Berkarya

Banyak long weekend tahun ini, tapi masih bingung mau jalan-jalan ke mana. Tak terhitung jumlah destinasi wisata di Indonesia, dari yang gampang hingga yang susah dijangkau, dari yang murah hingga yang butuh merogoh kocek dalam-dalam, dari yang dekat hingga yang jauh dari rumah. Dan kali ini saya lebih pilih staycation di Hotel Atria. Iya, masih di Malang saja, tak jauh dari rumah juga.

Tak ada salahnya sesekali mencoba, bagaimana rasanya libur dekat sini saja. Hari itu saya tak sendirian, ada Winda dan Melati yang jadi partner staycation. Saya dan Melati datang duluan. Kami disambut ramah jajaran front-liner di lobi hotel. Handuk basah yang dingin untuk menyejukkan wajah, leher, dan tangan setelah terkena panas, juga segelas kecil minuman jahe pun disodorkan.



Kami check-in duluan dan dapat kamar di lantai sembilan Hotel Atria Malang. Hal pertama yang saya lakukan, membuka gorden dan mencari tahu pemandangan apa yang ada di baliknya. Senang sekali, ternyata kami dapat view yang indah dari atas sini. Sementara menunggu Winda datang, saya dan Melati memutuskan untuk makan siang dulu, mumpung menu Rolasan Awan masih tersedia di bawah.

Kami menuju Coban Bar & Lounge yang terletak di lobi. Menu hari itu tentu saja nikmat, as usual. Kali ini saya memilih sayur lodeh, mendol, dan ayam goreng untuk menu makanan berat. Paket Rolasan Awan ini sangat cocok buat kamu yang mau makan siang mewah tapi murah. Cukup dengan 25 ribu rupiah saja, kamu bisa makan sepuasnya, apapun yang disediakan di meja prasmanan.



Sambil berbincang setengah berghibah -jujur saja deh, tiap cewek berkumpul pasti begitu-, kami menikmati makan siang, dan menutupnya dengan jajanan pasar. Kali itu mereka menyediakan menu cenil, lengkap dengan lelehan gula Jawa-nya. Bisa kebayang kan gimana rasanya? Kalau kamu suka makanan tradisional seperti saya, pasti bakal ketagihan deh makan siang di Coban Bar & Lounge ini.

Kembali ke kamar sejenak untuk ganti baju yang lebih santai, lalu kami menuju pool di lantai tiga. Dari pinggir kolam renang outdoor ini, kamu bakal disuguhi pemandangan indah jajaran gunung yang mengelilingi Kota Malang. Menunggu senja sambil duduk di kursi rotannya sungguh sangat tenang rasanya. Tak lama kemudian Winda datang, dan kami menikmati langit jingga bertiga.

A post shared by Dewi Ratna (@dewinthemorning) on

Kami lalu kembali ke kamar, bersama-sama potong welcome cake cokelat yang lumayan mengisi perut sebelum jam makan malam. Sambil bercanda, kami mulai mengeluarkan bawaan masing-masing: gitar milik Winda, biola milik Melati, dan ukulele milik saya. Bermodal contekan chord dari Google, kami lalu memilih satu lagu untuk dibikin cover. Namun ternyata semua tak sesuai rencana.

Godaan Indomie ber-topping di salah satu restoran baru di Malang mengalahkan niat kami untuk berkarya. Sudah malam saat kami pergi makan, dan ternyata berlanjut mampir ke sana-sini, hingga larut. Alhasil kami balik ke hotel dengan kondisi lelah sekaligus perut penuh. Meski begitu, kami masih menyempatkan diri belanja PopMie serta camilan lainnya, dan... Tandas malam itu juga. Horeeee!

Sambil tak berhenti mengunyah, mulut kami pun juga tak berhenti sharing cerita. Banyak hal yang kami obrolkan, tentang rumah, kantor, kehidupan sosial, juga kisah cinta. Mereka menyenangkan, bikin sering-sering tertawa. Dua cewek ini juga selalu memberi dampak positif dalam setiap kebersamaan kami. Mereka tidur duluan, saya masih sibuk di depan laptop sampai hampir subuh.

Tenang sekali malam itu. Di salah satu kamar di lantai sembilan Hotel Atria Malang, saya menyelesaikan beberapa kerjaan yang memang sudah deadline. Dan pagi itu, kami semua sama-sama gagal berenang. Sudah jam delapan saat kami membuka mata. Bergantian ke kemar mandi, dan lalu turun ke Canting Restaurant untuk sarapan. Hanya saya dan Winda yang turun, sementara Melati sibuk kerja.

Dengan waktu yang sangat sempit menjelang check-out, kami tidak mau alat-alat musik yang kami bawa jadi sia-sia. Alhasil, lagu yang sudah kami pilih sore kemarin pun jadi dibikin cover. Beberapa kali latihan dulu, ditambah beberapa kali take yang gagal, dan tepat setengah jam sebelum 12 siang, akhirnya kami bisa menyelesaikannya. Mau tau hasilnya? Intip nih...


Well, terima kasih Hotel Atria Malang untuk staycation dua hari dan semalamnya. Saya dan teman-teman benar-benar menikmati suasana tenang yang memang sangat kami butuhkan setelah berminggu-minggu harus berhadapan dengan laptop, jalanan, dan orang-orang yang beberapa juga bikin stress. Senang sekali bisa melepas penat di lantai sembilan yang pemandangannya seru.

Dewi Ratna

3 comments:

  1. Ah, diapa-apakan juga, kamunya memang keren deh, Na.
    Apalagi berada di tempat yang keren juga.

    ReplyDelete
  2. wah asik nih staycation terusss... eniwe suara kalian mantrab....

    ReplyDelete