Dijamu Best Western OJ Malang (Part 1): Tak Ingin Beranjak Jika Sudah di Atas Sini!

Yang mendadak, tanpa direncanakan, memang selalu seru. Saya sudah membuktikannya beberapa kali, termasuk perjalanan wisata di tengah April ini. Tak jauh, saya hanya bermain-main di sekitaran Malang dan Batu saja memang. Tapi yang bikin beda adalah teman seperjalanannya. Ceritanya, rangkaian perjalanan super asyik ini didukung sepenuhnya oleh Best Western OJ (BWOJ) Hotel Malang.

Masih pagi saat saya sampai di salah satu hotel keren di Kota Malang ini. Kenapa keren? Nanti saya jelaskan di akhir tulisan. Sekarang, mari kita mulai dari lobi hotel. Mulai dari sekuriti, jajaran front office, hingga manajemen hotel menyambut saya dan kawan-kawan lainnya dengan sangat ramah. Adalah Gitvy Fitria Marethasary yang membawa saya berkenalan dengan Ibu Shelfy dan Bapak Anzar.

Siapa sih Gitvy? Menduduki posisi Public Relation di BWOJ, cewek mungil ini sangat ramah dan cekatan. Mengajak kami mengobrol sambil menunggu Bapak Anzar, General Manager hotel yang masih meeting, Gitvy pandai sekali membuat kami merasa nyaman Selasa pagi itu. Sampai saat Bapak Anzar diperkenalkan, sekalian juga ada Ibu Shelfy, sang Sales Marketing Manager di sampingnya.
Ternyata tak hanya ada staf manajemen dari Malang saja hari itu. Setelah semua sudah berkumpul, ada mereka yang datang dari Surabaya, Bandung, juga Jakarta. PR Best Western Papilio Hotel Surabaya, Intan Manullang membawa serta kawan-kawan, Mbak Yuniari Nukti, Mbak Nurul Rahmawati, Mbak Niar Ningrum, Mbak Avy, Mas Budiono, serta Mas Nuzulul Arifin. Mereka semua adalah blogger dan vlogger hits dari Kota Pahlawan.

Menyusul kemudian ada Bella Chyntia Novitasari dari Best Western Indonesia yang membawa serta Mas Burhan Abe dan Mas Rian Farisa, yang juga blogger dan selebriti Instagram spesialis jalan-jalan dan makan-makan. Tak ketinggalan dari Bandung ada Venta Pramushanti, PR Best Western Premier La Grande Hotel. Meski tak membawa pasukan, tapi kehadiran cewek kalem yang satu ini tentu saja sungguh melengkapi keseruan kami.

Dari Malang sendiri, saya bersama Yuwono Oktav si @ayamkrispi yang bisa kamu tanya-tanya soal kuliner recommended di Malang. Selain itu ada juga Silviana Noerita, si kecil gesit yang kalau ngomong tegas banget. Cocok deh kalo bocah ini jadi kakak-kakak pembina Pramuka. Tak ketinggalan pula Mbak Sri Rahayu yang tahu banyak hal tentang Kota Malang dan yang terjadi di dalamnya.

Sudah perkenalannya. Setelah semua berkumpul, kami lantas disuguhi segelas minuman selamat datang, atau yang lebih keren disebut welcome drink. Malang agak panas menjelang siang itu, dan Seger Sumiyah ini benar-benar bikin segar, sesuai namanya. Dibikin dengan bahan buah naga dan lime, lalu dicampur es batu, bisa kebayang kan bagaimana rasanya? Datang sendiri deh ke BWOJ.

Setelah puas di sofa lobi. Sebelum kami melanjutkan ke sesi yang lebih seru, tentu harus isi tenaga dulu. Pandanwangi Restaurant sudah menanti. Beberapa meja digabungkan memanjang, dan kami pun makan bersama seperti perjamuan. Menu yang dihidangkan? Jangan ditanya, semua enak. Apalagi pilihan minuman yang diberi nama-nama unik. Sambil makan, kami juga mengobrol.
Waktu sudah menunjukkan pukul satu siang. Tiba saatnya kami diajak jalan-jalan ke setiap sudut di Best Western OJ Hotel. Dari lobi, tujuan pertama kami ke lantai tiga. Ada gym dan kolam renang di sana. Rasanya gemas ingin nyebur. Dan by the way, di kolam renang indoor ini bisa banget loh kalau ada yang mau bikin pool party. Secara mereka menyediakan mini bar juga.

Perjalanan dilanjutkan ke lantai enam. Dari atas, kita bisa melihat Prambanan Lounge yang berada di lantai lima. Tempat yang cukup luas, dengan jajaran sofa yang sangat cozy, dan ada mini bar juga di sana. Nah, di lantai enam ini kita berkunjung ke kamar 608, deluxe room twin dengan dua bed. Kalau kamu mau yang single bed, ada kok deluxe room queen dengan satu bed queen size.

Turun ke lantai lima, akhirnya bisa duduk-duduk di sofa Prambanan Lounge yang terlihat dari atas tadi. Ternyata di sini smoking area. Jadi, bagi kamu yang perokok, jangan khawatir cari tempat untuk merokok, bisa di sini saja, sambil makan siang juga boleh. Di lantai lima ini, kita mengintip kamar 520, executive room. Istimewanya, ada living room dengan sofa elegan di dalamnya.

Setelah main-main di kamar hotelnya, kita lalu naik ke tempat paling favorit, yang saya bilang keren tadi. Yap! Dari Skyroom di lantai 12 ini, kamu bisa melihat pemandangan indah seputar Kota Malang, lengkap dengan jajaran gunungnya. Skyroom Best Western OJ ini termasuk tempat kongkow dengan konsep rooftop pertama di Kota Malang, yang akhirnya jadi inspirasi banyak tempat lainnya.

Susah beranjak dan juga susah jauh dari kamera jika sudah berada di sini. Tak hanya ingin mengabadikan pemandangan indah itu, naluri kamu untuk selfie pasti bakal tergugah di sini. Well, kita tidak boleh berlama-lama larut dalam suasana rooftop ini, karena perjalanan masih panjang untuk keliling Malang. Mau ke mana kita? Besok deh saya ceritakan kelanjutan kisah serunya!

Dewi Ratna

2 comments:

  1. Belum sempat kita bobok bersama ya mbak, kapan-kapan kita agendakan XD

    ReplyDelete