Harus ASUSPRO B8230 Untuk Bisa Nulis & Edit Video Dengan Tenang

Dunia saya memang tak jauh-jauh dari gadget dan perangkat elektronik dengan akses internet lainnya. Apalagi enam tahun belakangan ini saya memang intens di dunia media online. Bekerja di sebuah perusahaan yang menaungi website entertainment terbesar di Indonesia, bikin saya akrab, tak hanya dengan smartphone, tapi juga personal computer di kantor atau juga laptop yang selalu stand by di dalam tas kerja saya setiap harinya. Laptop favorit saya, pilihan kantor yang benar-benar tak salah, ASUS X200CA.

ASUS X200CA favorit di masanya.

Seiring berjalannya waktu, setelah lima tahun berjalan, rasa-rasanya sudah waktunya saya selangkah lebih maju, dengan bakat menulis yang saya punya. Ah ya, kalau pada belum tahu, saya seorang blogger yang tadinya angin-anginan mengisi konten sejak 2006. Well, processor saja kini sudah generasi keenam, bahkan tujuh, seperti Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor. Masa iya sih, saya masih tetap bekerja di perusahaan dengan jabatan yang sama?

Melalui proses berpikir yang sangat panjang, menimbang baik dan buruk yang bakal terjadi jika saya nekat meninggalkan zona aman dan nyaman itu, di awal 2016 akhirnya bulatlah keputusan untuk jadi freelancer writer saja. Tak ada penghasilan tetap memang, tapi saya jadi punya lebih banyak waktu untuk bercengkerama dengan ayah dan nenek di rumah, yang selama lima tahun ini hanya sempat ngobrol sedikit di pagi sebelum saya berangkat ke kantor.

Ah, saya sangat melow saat harus berpisah dengan rekan kerja yang sudah seperti saudara karena selalu bersama, hampir di 70 persen hidup saya sepanjang lima tahun. Suasana kantor yang nyaman pun tak akan bisa lagi saya rasakan setelah surat pengunduran diri disetujui, dan waktu saya telah habis. Dan tentu saja, saya juga harus berpisah dengan ASUS X200CA yang jadi teman setia selama kerja, curi-curi nulis blog, atau sekedar buka Facebook.

Artinya? Yap, benar! Saya pun harus kembali mengeluarkan ASUS Eee 1000 yang sudah pensiun lama, dari kotak di bawah meja kerja di kamar. Pakai laptop yang satu ini, tentu saja saya memilih sistem operasi Windows, karena saya cukup malas mencerna cara kerja Linux yang memang jadi sistem operasi bawaan dari seri ini. Bisa bayangkan bagaimana saya harus merelakan banyak musik dan video dari laptop kantor, untuk tak ikut masuk ke dalam 80 GB hardisk ini?

Hampir dibikin stress saya, karena perangkat yang satu ini memang sudah tidak mumpuni untuk membantu pekerjaan baru saya sebagai freelancer content writer. Tapi apa boleh buat, untuk sementara memang harus begini dulu, sampai saya bisa mendapatkan notebook impian saya, ASUSPRO B8230. Kenapa kudu itu? Sepanjang setahun belakangan, saya tak hanya bekerja dari rumah saja. Ada kalanya juga harus menemui klien di cafe-cafe, untuk ngobrol konten.

Pict from www.asus.com

Mobilitas saya yang juga aktif dalam berbagai komunitas di Kota Malang, dan punya segudang kesibukan lain, tentu saja mengharuskan saya menenteng laptop ke mana saja pergi. ASUSPRO B8230 ini didesain elegan tapi ringan, dan gampang pula perawatannya. Yang paling utama, notebook yang satu ini sangat handal dengan dan baterai tahan lama. Terkadang saya juga harus buka laptop di tempat yang jauh dari colokan listrik.

Buat yang memang sering bepergian seperti saya, notebook bisnis yang satu ini memang sangat cocok. ASUSPRO B8230 dilengkapi dengan fitur untuk banyak hal yang tentu saja helping dalam meningkatkan kinerja. Perangkat yang satu ini didukung oleh Intel Skylake 15W (Intel® Core™ i3/i5/i7) Processor dengan vPro (opsional) yang bisa memenuhi kebutuhan pengelolaan bisnis. Memorinya pun juga bisa ditingkatkan jadi 20GB, yang berarti ada ROI lebih untuk investasi aset IT Anda.

Kenapa saya sangat menginginkan notebook yang satu ini? Mengingat saya juga sering ke luar kota dengan menggunakan sarana transportasi kereta api, baterainya yang tahan 8 jam tentu tak akan bikin ribet bongkar tas untuk ambil kabel charge. Ya, saya bisa berhadapan dengan laptop dalam jangka waktu yang sangat panjang jika sudah bergelut dengan tulisan. Spesifikasi baterai notebook ini sendiri, 3-cell 49W Li-Polymer yang bisa dilepas.

Bukan hanya itu yang bikin saya menaruh hati pada ASUSPRO B8230 ini. Sebagai blogger, tentu saja saya juga butuh perangkat yang bisa membantu memudahkan saya dalam mendesain infografis dan gambar penunjang lain, atau hanya sekedar retouch foto agar layak tampil di blog pribadi, maupun website lain tempat saya jadi kontributor yang diharuskan untuk upload konten sendiri, termasuk headline picture dan image lainnya yang dibutuhkan dalam tulisan tersebut.

Notebook ini sangat membantu saya soal desain, dengan i7-6500 Processor atau seperti Intel® Core™ i5-6200 yang merupakan generasi keenam atau yang disebut dengan Intel Skylake, di dalamnya. Kecerahan dan ketajaman gambarnya punya resolusi mencapai 4K, yang tentu saja juga bikin mata nyaman saat menonton video dengan definisi tinggi. Bukan hanya menonton, tapi proses edit video pun juga jadi 8 kali lebih cepat dengan ASUSPRO B8230 ini. Ah ya, ini juga tentunya cocok untuk yang suka main game nih!

Ngomong-ngomong soal edit video, saya jadi makin menginginkan notebook ini karena selain sebagai blogger dan content writer, saya juga aktif sebagai content creator. Pasti sudah pada tahu kan kalau sejak 2016 lalu, dunia kreator konten di media YouTube makin populer dan ternyata juga bisa menghasilkan. Selama harus bergelut lagi dengan ASUS Eee 1000 jadul ini, saya jadi tak bisa leluasa bikin konten untuk intens mengisi channel YouTube milik saya. Jika ada kesempatan pinjam komputer teman, baru saya bisa edit video.

Sebenarnya ASUSPRO B8230 ini sudah cukup memenuhi kebutuhan saya sebagai blogger maupun vlogger, tapi barang yang satu ini menawarkan lebih. Dengan i7-6500 Processsor tadi, dia juga jadi punya fitur canggih, pengenalan wajah dan sidik jari untuk masuk. Ada pula Windows Hello yang bikin pengelolaan password jadi lebih praktis. Perangkat dengan prosesor ini siap bekerja setiap saat kita menginginkannya. Gimana? Kalau saya sih belum pernah tuh punya yang seperti itu.

Itu saja? Tetu saja tidak! Masih ada lagi kecanggihan lainnya. Belanja dan browsing jadi aman dan gampang. Tak perlu khawatir lagi kalau-kalau informasi yang kita punya di dalamnya bocor. Sistem Intel® Core™ yang satu ini memberi keamanan dengan mengenkripsi dan menyimpan password dan informasi pembayaran di hardware yang hanya bisa diakses dengan password master4 atau kredensial biometrik seperti sidik jari.

Wah! Tak ada habisnya ya kalau membeberkan kecanggihan dari ASUSPRO B8230 ini. Tak terasa, ternyata saya sudah panjang lebar curhat di sini. Well, intinya sih saya sangat ingin punya perangkat yang satu ini, dan tentu saja merekomendasikan pada siapa saja yang membaca tulisan ini untuk juga mempertimbangkan membeli produk ASUS yang satu ini. Belum yakin? Tonton deh video ini...



*Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.

Dewi Ratna

14 comments:

  1. kayaknya rekomended banget ini asuspro-nya
    jadi pengen punya juga

    wahai celengan, mendadak penuhlah!!~~
    :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Panggil ibu peri, mas... Sapa tau diisiin :D
      Ehehehe...

      Delete
  2. Wogh, ngeblog sejak 2006? :o

    Blohher senior ternyata :D Di taun itu, aku masih rajin bolos sekolah :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hei... Nice review di blog kamu... ;)

      Delete
  3. Wah, aku juga lagi cari-cari laptop baru jas bikos laptopku udah tua dan gak bisa lari kenceng lagi. ASUS ini okay ya? Layanan purna jualnya gimana, Sist?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Garansi tiga tahun sist... Nggak perlu kuatir sama inquiry extended warranty dong ya :D

      Delete
  4. aduh, kok jadi pengen pake asus pro ya gara2 baca tulisan ini. apalagi aku emang lagi butuh hape yang enak buat ngedit video di gadget karena aku malas edit di laptop hahahaahaha

    ReplyDelete
  5. Saya juga pakai ASUS dengan prosesor generasi ke 6, mengetik, membuat infografis, mengedit video, buka tutup aplikasi, browsing dan lain sebagainya menjadi lebih mulus, keren banget dah pokonya notebook ASUS. Btw kunjungan baliknya ya, terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang seru banget kayaknya ya... Saya belum punya, makanya mupeng pas tau detilnya. Apalagi prosesor generasi 6 bisa edit video 8 kali lebih cepet...

      Delete
  6. Asus selalu bikin ngiler ya kayaknya.
    Nabung aahh nabungg.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap! As always, ASUS emang juara deh...

      Delete