Doctor Strange dan Ransel yang Hilang, Jangan Baca Kalau Belum Nonton!

lrmonline.com
Saya bukan penggemar berat superhero. Saya juga tidak tahu siapa saja mereka yang ada di DC, dan siapa pasukan Marvel. Pun saya tidak begitu paham sama keterkaitan para tokohnya, yang masing-masing dibikinkan film sendiri. Seperti superhero tidak masuk akal, Doctor Strange ini salah satunya. Jangan keburu menggerutu! Ya, saya tahu, semua superhero tentunya tidak masuk akal.

Well, seperti sebelum-sebelumnya, film superhero based on Marvel comics memang selalu jadi hits tiap rilis. Sebagai social climber yang konsisten, saya tentunya tidak mau ketinggalan ikut nonton di bioskop. Bedanya, kali ini saya nggak bareng geng nobar yang biasanya. Karena sudah punya pacar (ciye...), ya nontonnya sama pacar. Dan kebetulan dia temasuk salah satu yang paham banget per-Marvel-an.

Back to the topic, Doctor Strange dengan kisah kekuatan super yang didapat setelah mengalami kecelakaan mobil parah ini cukup menghibur. Dulu, saya sempat berpikir, kenapa film superhero selalu punya scene berisi informasi tentang gimana awalnya mereka sampai dapat kekuatan super. Yang dari kecil sudah kenal Spiderman, Superman, Batman, dan superhero mainstream lainnya pasti kan sudah tahu.

Baru saya setuju ada scene macam itu setelah nonton Doctor Strage, superhero yang bahkan saya baru dengar namanya dalam dua tahun belakangan, karena sering disebut di media saat proses pembuatan film ini. Dan Benedict Cumberbatch termasuk salah satu alasan kenapa saya ingin sekali nonton film ini. Kamu juga pasti paham kan siapa dia dan gimana identiknya dengan serial Sherlock Holmes.

Pria 40 tahun nan gagah ini tampil memukau dalam setiap scene sebagai Doctor Strange. Sedikit kocak, mirip seperti tingkahnya di serial detektif itu, beberapa kali dia bikin para penonton bioskop tertawa. Seperti biasa, saya selalu saja secara tidak sengaja mendapati hal-hal janggal saat nonton film. Kali ini tentang tas ransel Strange yang tiba-tiba saja tidak dibawa saat perjalanan menuju Kamar-Taj, setelah dia dipalak preman.

Apa itu Kamar-Taj, dan kenapa dia harus ke sana? Kita sudahi saja basa-basinya, dan langsung cerita dari awal. Adalah Stephen Strange, seorang dokter bedah terbaik di rumah sakit tempatnya bekerja. Perfect bikin sembuh pasien, dan mengingat detil sejarah dari musik yang dia dengar. Jika dokter lain angkat tangan, maka dialah yang bakal finishing dalam menangani pasien yang harus dioperasi.

Someday, dokter parlente yang punya banyak pasang tuxedo, puluhan jam tangan mewah, serta sebuah mobil keren ini berkendara dengan kecepatan tinggi. Klise, terima telepon, meski peralatan di dalam mobilnya sudah canggih, tapi dia harus melihat gambar yang dikirim si penelepon, dan... Boom! Begitulah kecelakaan itu terjadi dalam hitungan detik dan menghancurkan karir Stephen sebagai seorang dokter.

Sebelas jam operasi, tapi kedua tangannya memang tidak bisa lagi diselamatkan. Pen dipasang dan jahitan di sana-sini, bikin Doctor Strange shock saat membuka mata siuman. Menyalahkan orang-orang di sekitarnya yang tidak bisa memberikan penanganan lebih baik, stress sendiri, dan akhirnya depresi. Dia bahkan mengusir kekasihnya, Christine Palmer yang juga seorang dokter di rumah sakit yang sama.

Manusiawi, saat seseorang sedang merasa tak berguna atau tidak bisa melakukan apa-apa, mereka bakal cranky. Pun Doctor Strange, yang tidak mau ditolong atau dikasihani. Dia lalu cari tahu sendiri kemungkinan-kemungkinan untuk kesembuhan dua tangannya. Sampai saat dia bertemu dengan seseorang yang menyebut soal Kamar-Taj yang telah menyembuhkannya dari kelumpuhan dada sampai kaki.

Keinginannya untuk sembuh sangat kuat. Egonya untuk bisa menyandang lagi predikat sebagai dokter bedah terbaik pun mendorongnya pergi ke Kathmandu, Nepal dan mencari tempat yang disebut-sebut bisa memberinya kesembuhan itu. Tanya sana-sini dan menemukan jalan buntu, Strange sempat dikeroyok preman setempat yang menginginkan barang berharga darinya. Untung saja ada Karl Mordo.

Sudah tahu maksud kedatangan Strange, pria berjubah hitam itu lalu membawanya ke tempat yang dicari, Kamar-Taj. Menemui seorang yang disebut sebagai Ancient One, pria ini diberi penjelasan soal kesembuhan yang bisa berasal dari dalam diri sendiri, dari pikiran manusia itu sendiri. Sebagai seorang dokter yang bertahun-tahun belajar teori ilmu kesehatan, tentunya hal itu jadi bahan tertawaan Doctor Strange.

Tapi Ancient One membukakan mata hati dokter itu, dan membuktikan padanya bahwa banyak hal tidak mungkin yang bisa saja jadi mungkin, seperti halnya ilmu sihir. Setelah sempat diusir karena keangkuhannya dan bertahan berjam-jam di depan pintu Kamar-Taj, akhirnya Strange dapat kesempatan untuk mempelajari banyak hal tidak masuk akal itu tadi. Dia akhirnya bisa bikin gerbang-ke-mana-saja.

Makin jago ilmu sihirnya, makin dia menyadari bahwa benar kata kekasihnya, kehilangan kedua tangan bukanlah akhir dari segalanya. Dari Kamar-Taj, Strange akhirnya tahu untuk apa dia diberi takdir harus kecelakaan dan meninggalkan profesi kebangaannya, dokter bedah terbaik. Dari berakhirnya itu semua, dia mengawali hal baru sebagai seorang superhero berjubah merah, dan tetap disebut Doctor Strange.

Kapasitas dan kecepatan otaknya yang luar biasa pun ikut andil dalam pesatnya perkembangan ilmu sihir yang dipelajarinya. Ada banyak hal yang langsung dia kuasai, bahkan hanya dengan membaca buku yang dipinjamnya dari perpustakaan milik Kamar-Taj, di mana petualangannya sebagai superhero dimulai. Ya, dari perpustakaan inilah akhirnya semua tahu kalau Strange punya bakal menjadi seorang 'guru'.

Dari keisengannya meminjam kalung berbandul satu mata, dan berbekal kitab 'terlarang' yang ada di dalam perpustakaan, dia mempelajari bagaimana cara memutar waktu kembali. Mordo dan Wong, sang penjaga perpustakaan pun takjub dan akhirnya menceritakan banyak hal pada Strange. Termasuk salah satunya tentang Kaecilius, salah satu murid Kamar-Taj yang melepaskan diri dan pergi ke 'sisi gelap'.

Kaecilius jugalah yang mencuri salah satu lembaran dari kitab 'terlarang' tadi, untuk mengundang Dormammu dari 'sisi gelap', yang katanya bisa memberikan kehidupan abadi. Tugas Doctor Strange yang akhirnya harus melawan kekuatan itu, dan menyelamatkan satu kuil yang disebut Sanctums, milik Kamar-Taj yang tersisa. Ya, kuil New York dan London sudah hancur, dan tugasnyalah untuk menyelamatkan kuil Hong Kong.

Hampir mati, Strange masih bisa menyelamatkan diri dengan pergi ke rumah sakit tempat dia bekerja dulu. Minta ditangani sang kekasih, dia pun bikin wanita itu jadi kebingungan dengan keanehan-keanehan yang dibawanya ke dalam ruang operasi. Namun untung saja segala berjalan lancar dan baik, sampai akhirnya pria itu bisa sedikit cerita tentang dirinya yang sekarang, juga tentang gerbang-ke-mana-saja.

Berperang melawan Kaecilius dan Dormammu, Strange dan kawan-kawannya harus rela kehilangan Ancient One yang merasa sudah waktunya dia untuk mati setelah berkali-kali melawan takdirnya yang satu itu. Akhirnya mereka berjuang bertiga, Doctor Strange, Mordo, serta Wong. Dengan kecerdasan yang dimiliki seorang Stephen Strange, Dormammu beserta para pengikutnya pun terkalahkan.

Namun sayang, Mordo sudah terlanjur kecewa mendapati kenyataan bahwa Ancient One yang selama ini begitu dia hormati, ternyata juga memakai kekuatan dari 'sisi gelap' untuk tetap bertahan hidup. Pria itu pun akhirnya mundur diri dari Kamar-Taj. Apa dia berhenti menjadi penyihir? Belum tentu! Kamu harus nonton film ini benar-benar sampai detik terakhir untuk nonton satu scene tentang Mordo.

Ya, seperti biasa, film-film superhero Marvel selalu memberi kejutan di detik-detik terakhir buat kamu yang setia membaca credit title sampai selesai. Jadi, jangan pernah beranjak dulu dari kursi kalau ingin tahu ada apa di episode-episode film Marvel selanjutnya. Dalam film Doctor Strange sendiri, ada dua spoiler scene yang pasti bakal bikin kamu menebak-nebak, apa yang bakal terjadi, dan di film mana nantinya.

Well, musim 2016 sudah selesai. Deadpool, Captain America: Civil War, X-Men: Apocalypse, hingga Doctor Strange sudah sukses menghibur kita semua. Bersiap untuk musim 2017, akan ada Logan, Guardians of the Galaxy Vol. 2, Spider-Man: Homecoming, serta Thor: Ragnarok yang sudah menanti para social climber untuk menyisihkan duit mereka pergi ke bioskop, demi tak ketinggalan update di media sosial.

Dewi Ratna

No comments:

Post a Comment