Hey Police! Kenapa Kalian Kacaukan Keliaran Atlesta Secret Party?


18+ ya? Tentu saja! Asal kalian tau, band yang satu ini sesungguhnya mengirim pesan yang berisi konten dewasa dalam beberapa lagu mereka. Itu juga tersirat di beberapa video klip yang sudah mereka buat. Kalau dari antara kalian ada yang belum kenal Atlesta, intip dulu yang ini...



Bagi saya pribadi, Atlesta ini gebrakan baru di Malang, sama seperti duo pertama, Knee & Toes yang juga favorit saya. Nuansa musik yang berbeda, dan nyali pencetusnya yang cukup besar, membuat Atlesta layak diacungi jempol. Bagian ini jangan diperdebatkan. Selera tiap orang berbeda soal musik. ;)

Sudah setahun ya? Rasanya seperti masih baru beberapa bulan lalu saya diundang oleh entah-siapa-saya-lupa untuk datang dalam acara launching Atlesta atau apa itu ya, di De Chocolat cafe, di bilangan Rampal, Malang. Waktu itu saya sudah suka musik mereka, tapi enggan datang karena saya belum kenal.

Diam-diam saya mengagumi Atlesta. Saya sendiri juga nggak tau kalau ternyata secara nggak sadar, sering ketemu si empunya, Fifan Christa saat kami ngongkrong di tempat yang sama. Yang saya tau, Atlesta adalah sebuah grup musik yang mamainkan lagu Sissy Pussy dengan beat asyik dan beda.

Saya hadir dalam sebuah acara yang menghadirkan The Milo di Levels Brewhouse, di bilangan Borobudur, Malang. Ada Pure Saturday juga di sana. Tapi satu-satunya yang sangat antusias saya nantikan hanya Atlesta. Saya bahkan tepuk tangan dan berteriak sendiri saat mereka naik panggung.

Emmm.. Dari tadi saya menyebut kata 'mereka'. Rasanya saya nggak perlu menjelaskan detail ya. Atlesta sesungguhnya adalah proyek egois dari seorang Fifan, yang meminta bantuan kawan-kawannya untuk merealisasikan idenya menjadi lebih brilian dari bayangannya. Tanya Google untuk lebih jelasnya.

Tahun ini, Atlesta merayakan kesuksesannya dengan mengadakan sebuah secret party yang digelar gratis untuk para penggemar mereka pada Sabtu (2/7) lalu. Menyebar 100 hingga 150 undangan, acara yang digelar di tempat yang keren dan elegan, Villa Hadipoeran, Batu, Malang ini berlangsung cukup meriah.

Bagaimana tidak meriah, jika mereka yang sedang happy di bawah pengaruh alkohol dari bir gratis yang didapat dengan menukar invitation itu lantas punya ide liar untuk lebih memanaskan pesta. Tak perlu saya sebut kegilaan apa yang meliputi kami malam itu. Jika penasaran, langsung hubungi Fifan. :D

Kembali ke awal acara. Saya datang di venue saat acara belum dimulai. Sudah ada beberapa tamu undangan, dan orang-orang yang bersiap di sana. Kami menunggu sambil bercanda, duduk di sofa ruang tamu. Ada beberapa kelompok dengan bahan obrolan masing-masing yang tampaknya sama-sama seru.



Gerombolan Pit Skankin datang. Mereka termasuk salah satu yang saya incar dalam gelaran pesta ini. Musik SKA yang mereka bawakan pun menghangatkan taman di pinggir kolam renang yang udaranya sangat dingin malam itu. Bergoyang rileks sambil sedikit-sedikt menyeruput bir gratis hingga habis.


Suasana pun semakin panas saat tiga MC gokil membunuh waktu menanti Atlesta bersiap di panggung. Tawa membahana saat mereka saling melempar joke-joke satu sama lain. Banyolan yang sedikit saru pun tak luput dari usaha mereka menghibur yang hadir dan berdiri kedinginan di bawah langit hitam.


Tibalah saat si empunya hajat membakar venue. Fifan bersama kawan-kawannya naik panggung diiringi tepuk tangan mereka yang sudah tak sabar menanti penampilan Atlesta dengan dua backing vocal seksi-nya. Lagu demi lagu digelontorkan di tengah pesta yang semakin panas.


Saya masih ingat saat Fifan tiba-tiba ditarik turun dari panggung dan didorong ke kolam renang. Sebagian besar yang ada di sana kemudian heboh dan masing-masing mulai mencari mangsa untuk didorong juga. Yang saya tidak ingat, seperti Fifan sempat menyanyi lagi sebelum DJ set dikaryakan.



Ramai, seru, liar. Semua yang tampak masih kering, dimasukkan kolam renang dengan paksa. Saya ingat, ada kupu-kupu raksasa yang jatuh dari langit, menceburkan diri ke kolam. Sayapnya besar dengan dominasi warna pink dan ungu. Ide gila dari mana itu hah?! Damn wild f**king party!

Saya tidak ingat siapa yang pertama menceburkan saya ke kolam. Tapi saya ingat Fifan sempat menyeret saya kembali ke kolam setelah saya sudah berhasil keluar dari sana. Setelah itu, saya hanya tau musik yang menghentak-hentak itu tiba-tiba saja berhenti dan genset dimatikan.

Ada aparat keamanan setempat yang katanya datang untuk meminta surat izin keributan. Tidak ada itu yang namanya izin keributan, dan kami pun terpaksa menghentikan pesta. Ya... Meski tidak sampai klimaks, namun tampaknya semua sangat menikmati pesta malam itu.

Yang jelas, saya ingin berteriak sekencang-kencangnya untuk acara ini, YOU GUYS, REALY REALY KNOW HOW TO PARTY! Semua yang hadir mestinya berterima kasih pada Fifan dan kawan-kawannya yang sudah memilih tempat super duper keren dan mendaulat tiga MC gokil untuk acara Atlesta Secret Party ini.

Besok paginya, penjaga villa membereska sisa pesta semalam sambil geleng-geleng kepala. Tapi langit yang tampak dari belakang Villa Hadioperan tampak biru, berawan dan sangat cerah. Sayangnya lansekap itu tidak secerah hati Fifan yang jomblo dan malam itu tidur bareng empat pria dalam satu kamar.


Piss ya, Fan! Thank you anyway... ;)

Dewi Ratna

1 comment:

  1. walah :))
    aku pernah di sini dengan suasana sunyi senyap.. dan ini dijadiin tempat party? kereeen!

    ReplyDelete