39 Tahun 'The Dark Side of the Moon'

Pertama kali saya mendengarkan Pink Floyd dengan seksama, adalah sejak setahun yang lalu. Awalnya saya nggak terlalu fokus saat papa atau pakde saya kerap memutar lagu-lagu tersebut di rumah bertahun-tahun yang lalu. Tapi sejak berpacaran sama DPE, selera musik saya pun pelan-pelan terkontaminasi oleh apa yang sering ia putar di lapotopnya. Dan band ini adalah favorit buat dia.

Hari ini, setelah menghabiskan waktu di rumah sedari pagi, saya meluncur ke Kedai buku sinau. Menyalakan si noteblue, saya langsung meluncur ke folder PF yang saya dapat DPE. Kursor pun langsung mengarah pada satu album yang menurut saya paling oke, The Dark Side of the Moon. Album studio kedelapan PF ini dirilis pada tanggal 1 Maret 1973 di Amerika, dan 24 Maret 1973 di Inggris.

Suatu kebetulan, karena hari ini adalah bulan Maret, dan saya sedang mendengarkan sebuah album yang dirilis 39 tahun yang lalu. Ya, 39 tahun! Didukung dengan suasana KBS yang sedang sepi ini, serta secangkir kopi Dampit, alunan musik PF ini sungguh semakin membuat hati dan pikiran jadi tenang. Waktu yang berkualitas, menyempatkan diri menulis basa-basi ini, sebelum nanti malam KBS menjadi ramai.

Sekedar info, walau saya tahu bahwa sebagian besar dari kalian sudah paham betul siapa Pink Floyd. Band progressive rock asal Inggris yang satu ini terkenal karena komposisi lagu-lagunya yang bergaya bombastis, sampul-sampul albumnya yang indah dan konser-konsernya yang megah. Mereka adalah musisi rock yang paling sukses secara komersil, yang pada saat ini berada di peringkat kedua dalam angka tertinggi penjualan album di seluruh dunia. Dibentuk pada tahun 1966, mereka terakhir merekam album studio pada tahun 1994.

Dan dalam album The Dark Side of the Moon, David Gilmour (vokal, gitar), Roger Waters (bass, vokal), Richard Wright (keyboard, vokal), dan Nick Mason (drum, perkusi, efek), berhasil memanjakan telinga dengan 10 track yang sangat cantik. Sepertinya saya nggak bisa menemukan sisi jelek album ini, saya benar-benar bisa menikmati setiap alunan lagunya, dan -tanpa bermaksud lebay- saya merasa sepeti melayang-layang tanpa efek alprazolam. Saya serius!

Konsep album ini dibangun dari pengembangan ide konser-konser dan rekaman mereka sebelum-sebelumnya, namun tanpa mengandung instrumen-instrumen panjang yang merupakan karakter mereka menyusul hengkangnya Syd Barrett -yang notabene merupakan komposer dan penulis lagu-lagu PF-, pada tahun 1968. Album ini mengambil tema seputar konflik, keserakahan, perjalanan waktu, dan penyakit mental. Kenapa penyakit mental? Hal ini terinsprasi dari memburuknya kondisi mental Barrett pada saat-saat terakhir sebelum pergi.

Album yang direkam di Studio Abbey Road ini, oleh banyak orang dinilai sebagai puncak karier PF, bersama 3 album mereka selanjutnya, Wish You Were Here, Animals dan The Wall, yang masing-masing masih tentang terinspirasi dari kondisi kejiawaan Barrett, dan kali ini lebih bertemakan tentang ketidakhadiran salah satu personil awal PF ini. Meski dikalahkan peringkatnya oleh angka penjualan album Adele, 21 pada tahun 2012 di Inggris, namun album ini nggak akan terkalahkan di peringkat hati penggemarnya.

Track list album The Dark Side of the Moon antara lain:
1. Speak to Me
2. Breathe
3. On the Run
4. Time
5. The Great Gig in the Sky
6. Money
7. Us and Them
8. Any Colour You Like
9. Brain Damage
10. Eclipse

Tips: Masukkan 10 lagu ini dalam playlist kalian kala sore hari menjelang senja. Jangan lupa teh manis hangat, atau kopi juga boleh. Sepertinya bakal lebih oke lagi kalo ditambah canabis. :D

Dewi Ratna

No comments:

Post a Comment